untuk teman-teman Muslim: Kajian Islam berbahasa Indonesia di Masjid Nabawi

Januari 11, 2015 at 07:00 Tinggalkan komentar

Senin, 29 Dec 2014

selesai jalan-jalan sore disekitar masjid Nabawi, Ayah bersama pakde Azis mulai memasuki masjid Nabawi dari arah utara.

image

Jalan-jalan sore di Masjid Nabawi

kebetulan gema Adzan Magrib segera berkumandang. Ketika sedang berjalan mencari tempat yang cocok untuk sholat Maghrib, tiba-tiba ada seseorang merangkul Ayah dan mengajak kesuatu tempat, ternyata eh ternyata diajak buka puasa bersama, padahal Ayah dan pakde Azis sedang tidak berpuasa.

image

sudah beberapakali mendengar cerita teman-teman tentang ramahnya warga disekitar masjid Nabawi, namun baru kali ini mengalaminya sendiri. konon saat bulan Ramadhan, saking inginnya mereka berbagi pahala, mereka sudah menunggu orang yang akan diajak berbuka sejak ditempat Wudhu, Subhanallahu.

ditempat berbuka sudah tersedia satu cup minuman rempah, air Zam-zam, dua potong roti dan beberapa butir kurma.

image

Adzan Magribpun berkumandang, kitapun mulai berbuka, rasa minuman rempahnya cukup unik, ditambah sepotong roti cukup kenyang juga, maklum sebelum ini Ayah sudah melahap 1.5 kebab rasa capcay. selesai berbuka, dilanjut dengan sholat Magrib berjamaah. Mulai deh mencari lokasi tempat Ust Firanda mengisi kajian.

Sudah lama Ayah kagum dengan ustadz yang satu ini, betapa tidak, diantara banyaknya kajian dengan bahasa Arab, mahasiswa S3 Universitas Madinah ini bisa mengisi kajian di Masjid Nabawi menggunakan bahasa Indonesia. suatu yang sangat membanggakan. Subhanallahu, semoga Allah Aza wa Jala melimpahkan Rahmatnya kepada beliau.
oleh karenanya mumpung berada dimasjid Nabawi, Ayah ingin mendengar kajian beliau langsung.

tanya-tanya ke petugas kebersihan yang kebetulan orang Indonesia.

Ayah : mas kajian Ust Firanda dimana ya?

mas-mas : Ust. Firandanya sedang kembali ke Indonesia mas, tapi ada penggantinya, tempatnya disana (sambil menunjuk ke satu tempat yang sudah banyak orang)

image

Sesampainya dilokasi, kajian sudah dimulai, tema kali ini membahas Hadist tentang niat.
ikhlasnya perbuatan seseorang bisa dilihat dari niatnya, kalau niatnya karena Allah, maka dia ikhlas namun jika niatnya hanya karena dunia maka dia tidak ikhlas. untuk yang niat awalnya bukan karena Allah jangan khawatir, bahkan ulama-ulama besarpun dulunya menuntut ilmu bukan dengan niat yang ikhlas, namun seiring berjalannya waktu dan bertambahnya ilmu, kita berusaha meluruskan niat karena Allah Aza Wa jalla (kesimpulan sendiri, akibat tidak fokus dengerin isi kajian).

image

untuk teman-teman Muslim: Kajian Islam berbahasa Indonesia di Masjid Nabawi, setiap ba’da Magrib oleh Ust Abdullah Roy (pengganti Ust. Firanda selama beliau kembali ke Indonesia) di dekat pintu no.19, kapan lagi bisa dengar orang Indonesia isi kajian di Masjid Nabawi.

Entry filed under: My Lovely Islam. Tags: , , , .

bawa Rupiah apa Riyal nih? Sholat Jenazah setiap selesai sholat Fardhu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 678,727 hits

Kategori


%d blogger menyukai ini: