Gong-gong here We came part 1

Februari 13, 2014 at 05:28 Tinggalkan komentar

19 January 2014
Meskipun masih ingin bercengkrama lebih lama dengan mas Nara dan dede Ran, karena tugas kenegaraan, Ayah terpaksa harus meninggalkan dua krucil.

Kurang lebih 2 jam perjalanan dengan sedikit goyang kerawang (baca :sedikit turbulance) diakhir perjalanan, sampailah Ayah di Batam
image

Setelah sedikit goyang kerawang, sampai juga di bandara Hang Nadim

Tidak mau buang waktu, sesampainya di Batam langsung bersiap untuk tugas kenegaraan esok hari. Berkeliling kota Batam untuk mencari keperluan besok.

Tak terasa, sudah sampai waktu maghrib, Alhamdulillah, semua persiapan untuk tugas kenegaraan esok hari sudah selesai, check in dulu ke hotel, meletakkan barang bawaan, sholat Maghrib dan tinggal menunggu om Sas untuk santap malam.Kebetulan di depan hotel ada banyak penjaja makanan, tak mau repot mencari makan ditempat yang jauh, malam ini kita nikmati saja makanan yang dijajakan di depan hotel.

Meskipun tidak sedang berada di Padang, bolehlah pilih sate padang dan Teh Obeng batam menemani santap malam kali ini

image

Menikmati sate padang bersama teh Obeng.
Ayah pikir teh Obeng teh apa, ternyata hanya es teh manis biasa, orang sini biasanya menyebut teh obeng untuk es teh manis dan teh O untuk teh hangat manis. Jadi apa sudah minum teh obeng hari ini? Hehehe

Mie Lendir
20 January 2014
Meskipun sudah beristirahat cukup semalam, namun karena angin laut yang masuk cukup banyak, pagi ini hidung Ayah sedikit berair. Tak nyaman rasanya bersin tiada henti, makan yang hangat kayaknya nikmat nih.

Saat turun menuju restoran dilantai 1, kebetulan lihat tulisan Mie rebus, di gerobakan. Penasaran dengan makanan yang disediakan, Ayah tanya saja ke petugasnya, ternyata mie rebus yang dimaksud adalah mie Lendir, wah kebetulan nih
image
Mienya satu pak,hehehe

Sebelum berangkat menuju ke Batam, sebenarnya ayah sudah cari-cari info, makanan khas yang bisa dinikmati disini, salahsatunya adalah Mie Lendir. Pertama denger namanya Ayah merasa kurang sreg, tapi saat melihat penampakannya dan terutama rasanya, hilanglah rasa yang tidak mengenakan terhadap makanan ini.
image

Mie Lendir, atawa mie kuah kacang, rasanya Maknyussss.

Versi hotelnya aja sudah maknyusss, apalagi versi originalnya, mantaaab. Kalau saja tidak dilihatin pegawai hotel, Ayah bisa nambah satu mangkok nih, hehehe.

Barelang
Sesudah tugas kenegaraan, pak Latief driver kita mengajak jalan-jalan ke Jembatan yang menjadi ikon kota Batam, Jembatan Barelang

image

Jembatan Barelang

Barelang sebenarnya merupakan singkatan Batam Rempang dan Galang, yaitu nama tempat yang dihubungkan oleh Jembatan-jembatan ini. Sebenarnya ada 6 jembatan yang menghubungkan pulau-pulau ini, namun hanya jembatan pertama saja yang paling artistik. Untuk teman-teman yang pergi ke Batam, tidak sah ke sini kalau belum mampir ke jembatan Barelang.

Berburu Gong-gong
Selain Mie lendir, kuliner khas kota Batam yang layak untuk di coba adalah Gong-gong.ups apaan tuh? Ini adalah sejenis siput laut, yang ada di sekitar kepulauan Riau, termasuk Batam. Demi menuntaskan hasrat mencoba Gong-gong, malam ini Ayah dan teman-teman mampir ke Golden prawn untuk berburu Gong-gong. Langsung pilih Gong-gong rebus di list pesanan, saat sedang asik menunggu pesanan makan malam, tiba-tiba ada pelayan yang memberitahukan kalau Gong-gong sudah habis, terpaksa icip-icip Gong-gong sedikit tertunda.

image

Golden Prawn, untungnya ada si sotong Bakar, jadi rasa penasaran mencoba Gong-Gong sedikit terobati

Jalan Pagi
21 January 2014
Sudah menjadi kebiasaan Ayah untuk jalan pagi di sekitar tempat Ayah menginap, tak terkecuali untuk kunjungan ke Batam kali ini. Jalan pagi hari ini ditemani om Sas, sambil menikmati udara pantai yang sedang kencang-kencangnya, Ayah dan om Sas berburu foto sekaligus mengamati aktivitas warga Batam di pagi hari.

image

Hasil buruan pagi ini

bersambung ke part 2

Entry filed under: My Lovely food, My Lovely Journey. Tags: , , , , , .

Ngirup Cuko dulu lah sejenak Taruh gadget kita sebentar yuk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 678,727 hits

Kategori


%d blogger menyukai ini: