ini Medan bung, eh bukan dink, ternyata Deli serdang part 2

Desember 3, 2013 at 13:54 Tinggalkan komentar

14 November 2013
Setelah bernostalgia kuliner dan beristirahat semalaman, saatnya memulai aktivitas pagi dikota Medan. Mau coba jalan-jalan pagi disekitar hotel, melihat dari dekat aktivitas warga Medan dipagi hari. Awalnya hanya ingin jalan memutar lapangan di depan hotel, namun karena lokasi hotel ternyata cukup dekat dengan stasiun Medan, jadi sekalian jalan-jalan kesana.

image

Stasiun Medan

Lapangan merdeka
Saat berjalan menuju stasiun Medan, kebetulan melewati lapangan, kayaknya tempatnya asik, teduh, dan banyak warga Medan yang beraktivitas pagi, ada yang jalan pagi, lari, senam bahkan ada yang sedang berolahraga Wushu.
image

dan setelah masuk area lapangan, baru tau kalau ini adalah lapangan Merdeka, selain untuk lari, jalan dan senam, dilapangan ini juga disediakan alat-alat fitnes. Wah seru juga nih, warga bisa memanfaatkan semua fasilitas ini secara gratis

image

Mencoba salah satu alat fitnes

Akhir-akhir ini, kalau sedang ada tugas kenegaraan keluar kota, Ayah coba sempatkan untuk sekedar jalan pagi disekitar hotel, selain bisa menjaga kebugaran, Ayah juga bisa melihat aktivitas warga di daerah yang Ayah kunjungi.

image

Rute tracking jalan pagi di Medan

Pancake Durian
Selesai menunaikan tugas kenegaraan, waktunya makan siang. Makan siang kali ini bertempat di rumah makan Nelayan, ups tapi kok rasanya tidak sedahsyat kunjungan sebelumnya ya, kayaknya salah pilih menu nih. Untungnya menjelang selesai makan siang, ada penampakan si Ijo, yang ternyata pancake durian (maklum baru kali pertama nyoba si Pancake ini, hehehe), rasanya maknyusss, pas dengan selera Ayah.

image

Kalau mampir ke Medan, jangan lupa cicipi makanan yang satu ini ya

Steam Bawal
Sebelum menjalankan tugas kenegaraan selanjutnya, isi perut dulu agar tidak keroncongan saat bertugas, bingung mau makan malam apa, untungnya pak driver usul untuk menikmati makan ikan steam, apaan tuh?

Ngak pake lama, sampailah Ayah dan teman-teman di rumah makan Bintang Bawal. langsung pesan menu spesial steam bawal, tak lupa pesan sayurnya juga, ada sayur bunga pepaya ternyata. Dan sebagai pelengkap jus martabe alias markisa terong belanda.

image

Steam bawal yang berkuah bening disertai kedelai dari tauco, rasanya segar dan mantaaab, untuk teman-teman yang singgah ke Medan, sebaiknya mampir kesini karena rumah makan ini tidak membuka cabang.

Oleh-oleh
15 Desember 2013
Baru ngeh per besok pagi sudah harus kembali ke Jakarta, tak sempat lagi kalau cari oleh-olehnya sebelum berangkat besok, jadilah diputuskan untuk mencarinya sore ini.

Bika Ambon
Sejak 8 tahun lalu, meskipun saat ini mulai banyak oleh-oleh khas Medan lainnya, kue yang satu ini, tetap menjadi salahsatu oleh-oleh khas Medan.
image

Mampir sejenak di Bika ambon zulaikha

Manisan Jambu
Ini salahsatu oleh-oleh favorit Ayah kalau berkunjung ke Medan, rasanya maknyusss
image
Lagi-lagi pengalaman pertama merasakan manisan jambu ya di Medan, baru deh mulai ngeh kalau makanan yang satu ini tersedia juga dibeberapa pusat perbelanjaan disekitar jabitabek.

Bolu Meranti

Rasanya yang enak membuat orang yang ke Medan menyempatkan diri untuk membawa bolu ini sebagai oleh-oleh khas Medan.
image

Teri Medan pasar Sentral

Pada kunjungan sebelumnya, Ayah pernah bawa oleh-oleh teri Medan. Pas buat yang sudah berkeluarga, karena oleh-oleh ini bermanfaat untuk diolah kembali seperti menjadi nasi goreng teri Medan
image
Sayang pada kunjungan kali ini, Bunda tidak mau dibawakan si ikan kecil khas Medan ini, jadi cukup menemani om Sas dan om Buper membeli oleh-oleh ini dipasar central

Bawal masak Tauco
Selesai cari oleh-oleh, dan istirahat sejenak di Hotel, saatnya mencari makan malam. Makan malam kali ini di tempat makan pinggir jalan, namanya rumah makan Yulia. Tempatnya ramai, sayang karena ramainya, pelayanan tidak bisa optimum, beberapa kali petugasnya kelupaan membawa pesanan minuman, karena tidak dicatat. Tapi ikan bumbu tauconya bolehlah sebagai penutup kekurangan pelayanan yang diberikan.

image

Ucok Durian
Selesai makan malam, waktu yang ditunggu-tunggu sejak kedatangan pertama di Medan, apalagi kalau buka. Makan durian Medan. Setelah pak supir meliuk-liukan Inova di lalulintas kota Medan, sampailah Ayah dan teman-teman di tempat makan durian, namanya Ucok Durian, tempat yang seru buat menikmati durian rame-rame.

Setelah duduk dan memesan Durian, ngak pake lama, durianpun tersaji di meja santaaap. Rasanya mantab-mantaaaab semua, kakau melihat prosesnya, sebelum durian disajikan, petugas yang membuka durian memeriksa dulu apakah ada durian yang busuk atau tidak, kalau tidak langsung disajikan ke meja customer. Bener-bener oke punya, rasanya maknyusss semua.

image

Selain bisa menimati durian langsung, ditempat ini kita juga bisa membeli durian untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh, sudah ada pilihan paket-paketnya, tinggal pilih, nanti petugasnya langsung membungkusnya dengan semacam plastik wadah microwave yang didalamnya diberi daun dan penutup lakban agar tidak tercium bau durian.

Entry filed under: My Lovely food, My Lovely Journey, My Lovely self Improvement. Tags: , , , , , , .

ini Medan bung, eh bukan dink, ternyata Deli serdang part 1 Ngerekam nyooook

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 678,727 hits

Kategori


%d blogger menyukai ini: