Rich men use no pedals

September 21, 2013 at 10:14 2 komentar

Beberapa kali Ayah melihat beberapa mobil tertempel stiker bertuliskan

” Real men use three pedals”

Atau

”  Smart man use two pedals”

Ini dia contohnya

richmen1

Membaca tulisan-tulisan tersebut, Ayah jadi teringat “perseteruan tulisan” pengguna motor matic dengan motor nonmatic

yang pro motor matic

“yang bawa motor matic ceweknya cantik”

yang pro motor non-matic

“Ngak pake gigi, ompong donk”

Dan masih banyak lagi, memang untuk urusan “perang tulisan” stiker dimotor lebih bervariatif dan bermacam-macam dibanding dengan pengguna mobil yang hanya menggunakan 2 tulisan diatas. Mungkin karena pengguna roda dua lebih banyak dibandingkan pengguna roda empat.

Cukup terhibur dengan adanya “perang tulisan” ini, karena ada saja kata-kata lucu yang muncul dalam pengembaraan Ayah dilalulintas ibukota, asal jangan sampe perang beneran.

Ayah sendiri memilih tidak ikut-ikutan “perang kata-kata” antara matic dan non matic, maklum Ayah berada diposisi tengah. Mau memihak non matic, ada GL dan HB 110 yang transmisinya matic, mau memihak matic, ada G1300 dan SX125 yang masih manual, jadi serba salah kan, hehehe.

Kembali kepada matic dan non matic, menurut Ayah, kedua hal itu adalah pilihan, dan masing-masing punya alasan terhadap pilihan itu. Untuk non-matic, mungkin alasannya karena ingin akselerasi yang lebih mantaap, ingin harga jual kembali yang lebih baik, dan harga beli baru yang lebih murah. Sedangkan untuk matic mungkin alasannya, tidak ingin pegal saat kemacetan, ingin agar isterinya lebih mudah mengoperasikan mobil.

terlepas dari matic dan non matic, Ayah jadi ingin buat kata-kata mutiara versi Ayah sendiri, hehehe

Real men use three Pedals

Smart men use two pedals

Rich man use no pedals (wong di supirin)

Ordinary man juga use no pedals (disupirin juga, kan naik angkot, naik bis pokoknya naik angkutan umum)

jadi pilih yang mana?

Entry filed under: My Lovely Uncategorized. Tags: , .

Blokir PKB yuk 1st experience, Jalan-jalan ke Gunung Fuji (Part-1)

2 Komentar Add your own

  • 1. anuG  |  Oktober 25, 2013 pukul 17:12

    Heehehehe, betul banget tuh pak…
    rich man use no pedals…

    sementara ini dalam rangka mo jadi rich man, saya jadi komuter dulu deh.. (sama2 di supirin tho…😀 )

    salam komuter..

    Balas
    • 2. gyannara  |  Oktober 25, 2013 pukul 17:27

      Dear mas anuG

      Terimakasih sudah singgah disini

      Salam

      Ayah Nara & Ran

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 678,727 hits

Kategori


%d blogger menyukai ini: