Mau kemana dik?

Desember 3, 2012 at 11:25 2 komentar

28 November 2012
Meskipun masih sedikit mengantuk, dengan berbekal bukti print yang ayah dapatkan saat mendaftar online, hari ini Ayah berencana berangkat menuju kantor imigrasi Depok. Kebetulan hari ini tidak masuk kantor karena semalem Ayah abis kerja overnight semalam suntuk.

Dimana ya kantor Imigrasi Depok yang baru?
Inilah pertanyaan Ayah yang pertama sebelum menuju kesana. Informasi yang Ayah dapetin dari mbah Google, membimbing Ayah ke daerah GDC (grand Depok city) tepatnya di komplek perkantoran Pemda, jalan Boulevard
Raya, Grand Depok City. Kalau dari Ayah jalan raya margonda, belok kiri ke GDC, terus ikutin jalan nanti di sebelah kanan jalan ada markas pemadam kebakaran Depok, masuk aja jalan yang didepan. Pemadam kebakaran, letak kantor imigrasi yang paling ujung (ada disebelah kiri).

Imigrasi2

Peta kantor imigrasi Depok

Setelah SX125 parkir ditempat parkir Ayah lihat kesekeliling, prosesnya mulai darimana ya?

Koperasi
Saat pertamakali menyentuhkan roda ban di kantor imigrasi Depok, tempat ini lah yang paling eye catching, karena bukan cuma orang lokal, tapi bule-bule ikut antri dikoperasi.

Loket Koperasi

Koperasi, tempat pertamakali anda memulai proses paspor anda.

Loh kok, koperasi?,memangnya mau antri beli sembako, bukannya kita mau buat paspor. Karena salah satu syarat proses paspor kita ada ditangan para pegawai koperasi imigrasi Depok hehehe, jangan terlalu serius donk.

Yup dikoperasi ini bisa kita dapatkan map, surat pernyataan, fotocopy dokumen, materai dan form yang perlu diisi sebelum membuat/memperpanjang paspor.

Paspor untuk si Kecil
Ngomong-ngomong syarat untuk pembuatan paspor si kecil syarat-syaratnya tidak berbeda jauh, yaitu :
1. Fc (foto copy) KTP Ayah dan Bundanya*
2. Fc Kartu keluarga
3. Fc Akte kelahiran, selain akte sikecil, akte Ayah dan Bunda, juga perlu disertakan
4. Fc ijazah terakhir Ayah dan Bundanya
5. Fc buku nikah, yang ini pasti buku nikah emak ame babenya,
6.Fc Paspor Ayah dan Bundanya

yang pengin kenalan dan ngobrol lama-lama dengan pegawai koperasi bisa memfotocopynya dikoperasi, tapi buat yang sudah kenal dan ngak mau ngobrol lama-lama, sebaiknya syarat-syarat tersebut di fotocopy sebelum datang ke imigrasi.

*Untuk fc KTP, dicopy dikertas A4 (tidak bolak-balik) bagian depan dan belakang dicopy ke sisi yang sama.

Untuk paspor si kecil, selain syarat diatas, kita juga perlu mengikutsertakan surat pernyataan diatas materai dari kedua orangtua, surat pernyataan ini bisa kita dapatkan dikoperasi, bersamaan form isian dan map (harga map+materai hanya 12rb saja). Kalau surat pernyataan dan form isian sudah diisi, masukkan seluruh syarat kedalam map, ini dia mapnya

Map Imigrasi

Foto Map untuk menempatkan dokumen untuk diserahkan ke petugas.

Hal yang tak kalah penting, selain membawa fotocopy dokumen, kita juga perlu membawa dokumen aslinya.untuk dokumen asli tidak perlu dimasukkan bersama fotocopy dokumen kedalam map, cukup dibawa saja, dan ditunjukkan jika petugas imigrasi memintanya.

Setelah seluruh fc dokumen lengkap dan seluruh form diisi, segera menuju kebagian customer care (ada booth di disebelah kiri loket utama)

Customer care imigrasi

Ini dia fotonya, tempat customer care

Petugas customer care akan memanggil nama pada map dan menginformasikan jika ada syarat yang kurang, jika dirasa syarat sudah oke akan segera di berikan nomor antrian untuk pengecekan berkas secara detail di loket utama.

Tidak menunggu lama, nomor antrian Ayah dipanggil, petugas dibagian loket utama, memeriksa berkas kita, tujuan buat paspor, dan mengecek dokumen aslinya. Tidak sampai 10menit, ayah diberikan kertas tanda terima berkas permohonan SPRI, dikertas tanda terima itu juga diinformasikan kapan kita mesti kembali lagi untuk proses, pembayaran, foto dan rekam sidik jari serta wawancara. Pada kertas tanda terima tersebut, Ayah diminta untuk datang lagi besok.

bukti tanda terima

Ini dia tanda terima dan informasi kapan Ayah mesti datang lagi.

29 November 2012
Pukul 7.30 Ayah berangkat bersama Mas Nara menuju imigrasi Depok. Coba-coba datang lebih pagi, siapatau prosesnya bisa lebih cepet. Oh iya untuk teman-teman yang ingin membuat paspor, waktu penyerahan berkas dibatasi hanya sampai pukul 11.00 saja, jadi jangan siang-siang ya datang ke imigrasinya. dihari kedua ini, karena ada sesi foto dan rekam jejak, jadi si pemohon harus hadir, terpaksa deh hari ini mas Nara izin dulu deh tidak sekolah.

Sampai di Imigrasi Depok, para petugas imigrasi masih apel pagi (ternyata hari ini hari Korpri) jadi sambil menunggu acara apel selesai, Ayah dan mas melihat-lihat mobil pemadam.

Sekembalinya ke kantor imigrasi, acara apel pagi sudah selesai, Ayah dan mas Nara segera masuk kedalam kantor imigrasi. Surat tanda bukti yang Ayah dapatkan kemarin segera di susun dengan cara menancapkan ke jarum dokumen dibagian customer care.selanjutnya petugas customer care akan memanggil nama pemohon passpor dan akan memberikan nomor urut antrian. Cek dan ricek surat bukti tanda terima yang lain, ternyata dari proses penyerahan berkas sampai ke wawancara sepertinya butuh 2hari, tapi Ayah kok cuma satu hari?apa karena Ayah proses online ya.

Nomor antrianini nomor urut antrian, pembayaran, foto dan wawancara

Tidak berapa lama, nomor urut antrian Ayah dipanggil, agar menuju loket nomor 5, ternyata diloket inilah pembayaran untuk pembuatan paspor dibayarkan, untuk paspor 48 hal, biayanya 255rb rupiah, selesai pembayaran menggunakan nomor antrian yang sama, Ayah dan mas Nara mesti menunggu lagi dipanggil ke loket 7 untuk foto,dan wawancara.

Bukti bayarIni dia bukti bayarnya

selanjutnya menunggu lagi untuk wawancara, foto dan rekam sidik jari di loket 7. Waktu tunggu sampai nomor antrian Ayah dipanggil cukup lama, untungnya dari rumah Ayah sudah bawa tablet untuk mas nara main, jadi nunggunya ngak membosankan. Untuk yang bosenan nunggu nomor antrian, apalagi yang bikin paspor buat sikecil, sebaiknya bawa mainan kesukaannya agar waktu menunggu sikecil tidak bosan.

Main tablet sambil menunggu nomor antrianMas Nara, sedang asik main tablet sambil menunggu nomor antrian

Akhirnya nomor antrian Ayah dipanggil, Ayah dan mas Nara segera bergegas ke loket nomor 7, loket ini ternyata berupa ruangan yang didalamnya ada 2 bagian yaitu bagian foto dan rekam sidik jari (1orang), dan bagian wawancara (2 orang),oh iya sebelum masuk keloket7, dipintu masuknya ada peringatan untuk memakai sepatu dan berpakaian rapih (usahakan kemeja).

Proses pertama, yaitu pengambilan foto dan rekam jejak. Untuk anak kecil ternyata perekaman sidik jari tidak diperlukan, hanya foto saja.proses foto berlangsung cepat, selanjutnya proses wawancara.

Mau kemana dik?tanya petugas yang akan mewawancara. Persiapan aja om, kalau-kalau ada promo, hehehehe. Dan wawancara dan pengecekan berkaspun dimulai. Oh ya, untuk sesi wawancara ini kita juga perlu membawa dokumen asli. Disesi wawancara ini biasanya akan ditanyakan tujuan pembuatan paspor, ada yang tujuannya umroh, ada yang tugas kantor, ada yang pertukaran pelajar, dan ada juga yang nunggu promo, hehehehe, yang terakhir ini jangan ditiru ya, sebutin aja mau kemana, misal jalan-jalan ke eropa, jalan-jalan ke singapura atau thailand dan lain sebagainya.oke tidak sampai 10 menit proses wawancarapun selesai, Ayahpun diminta tanda tangan untuk mewakili mas Nara, dan Ayah diminta datang kembali tanggal 5 Desember pukul 13.00-15.30, untuk pengambilan paspor

Bukti pengambilan pasporBukti pengambilan paspor

Untuk, teman-teman yang berhalangan, pengambilan paspor bisa diwakilkan, dengan membawa surat kuasa dan dokumen asli, seperti KK.

Pengambilan pasport
7 Desember 2012

Selesai sholat jum’at, Ayah dan mas Nara bersiap menuju imigrasi Depok, Sebenarnya, pengambilan paspor adalah hari rabu, 5 Desember, tapi karena Ayah berhalangan dan tidak ada yang bisa diwakilkan, jadi sempatnya jum’at ini.

jadwal pengambilan paspor memang dibuat mulai pukul 13.00-15.30, jadi mesti siang-siang kesininya. sampai di imigrasi, Ayah segera meletakkan tanda bukti penyerahan dokumen sekaligus pengambilan paspor yang Ayah dapat dari sesi wawancara. setelah itu menunggu sebentar, mulailah nama-nama yang akan mengambil paspor dipanggil satu persatu, sampailah nama mas Nara dipanggil, Ayah diminta tandatangan dan mengisi nama, yup paspor Mas Narapun diterima.

paspor nara

ini dia paspor Nara

tidak ada biaya tambahan dan prosesnya cepat, bravo imigrasi Depok (overall dari memulai proses daftar online, butuh waktu sekitar 7 hari working day (9hari)..

Entry filed under: My Lovely Baby Gyannara. Tags: , , , .

Perpanjang STNK di Detos Ready for Sale

2 Komentar Add your own

  • 1. Roy  |  Mei 30, 2013 pukul 15:23

    terima kasih Ayah Nara atas info pembuatan paspor… istri saya rencana mau liburan ke thailand, dia minta saya bantu buatkan paspor. saya cari-cari ahirnya ketemu infonya disini… sekali lagi terimakasih Ayah Nara…

    Balas
    • 2. gyannara  |  Mei 31, 2013 pukul 11:17

      Dear Mas Roy

      Terimakasih sudah berkunjung kesini, bahagia rasanya kalau salah satu tulisan diblog ini bisa bermanfaat, semoga dimudahkan dalam mengurus paspornya

      Salam
      Ayah Nara

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 678,727 hits

Kategori


%d blogger menyukai ini: