Ketika fitur bertemu kebutuhan part-2

April 19, 2011 at 08:19 Tinggalkan komentar

18 April 2011

18.45 WIB

Selesai sholat Magrib, Ayah putuskan untuk pulang kerumah, masih sedikit gerimis diluar. Karena sudah ditunggu Nara Bunda dan pempek dari Eyang kung, rencana pulang dilanjutkan.

Memilih rute

Tadi sempet dapet informasi dari Bunda, kalau Tanjung barat di jalur sebelah kiri agak banjir ada genangan air, jadi ambil yang sebelah kanan aja, saran bunda. Wah biasanya kalau di tanjung barat ada genangan air, pasti macet nih, harus cari jalur alternatif akhirnya dipilihlah jalur ragunan sebagai jalur alternatif untuk pulang kerumah.  Setelah berhasil melewati beberapa titik kemacetan sampailah Ayah di perempatan ragunan, agak ragu sebenarnya namun karena khawatir akan efek genangan air di tanjung barat , perjalanan melewati ragunan dilanjutkan.

Seperti biasa, jalan menuju ragunan tidak terlalu padat, namun menjelang gerbang ragunan ohhh nooo, macet sekali. sempat terpikir untuk berbalik arah, namun rencana tersebut urung dilanjutkan, ahh paling-paling cuma sampe depan gerbang aja macetnya. Akhirnya dengan terpaksa dan rasa bersalah Ayah mengikuti motor yang lain mengambil jalur yang berlawanan (jangan ditiru ya), untuk pengguna jalan lain, mohon maaf ya. ups sesampainya didepan gerbang ragunan, baru ngeh ternyata memang jalan ke arah ciganjur maceeeet parah. wah apa balik arah ya, namun karena ayah melihat banyak motor menuju ke jalan disebelah kiri ragunan, ayah pun segera ikut-ikutan, (itung-itung cari jalan baru, hehehe).

Semakin kedalam jalan semakin mengecil dan hanya bisa dilewati oleh motor, namun karena rombongan motor yang melewati jalan alternatif tersebut banyak, ayah tidak terlalu khawatir (paling-paling tersesat bersama). diujung jalan ada jalan besar, mayoritas motor mengambil jalur ke kanan, ayah pun ikut kekanan dan mengikuti jalan utama tersebut. tapi kok lama-kelamaan jumlah motor semakin sedikit, dan jalan yang ayah ikuti tersebut semakin sepi, wah salah jalan nih kayaknya, Ayah segera putar arah dan mendapati plang penunjuk jalan menginformasikan Depok belok kanan, Ayah ikuti jalan utama tersebut, ups kok keluarnya ditempat sebelumnya. Ayah kembali memutari jalan tersebut dan mengambil jalan yang berbeda, tapi kok lama-lama jalannya mengecil dan sepi, akhirnya Ayah putar balik. Sempat tersirat untuk minggir sebentar dan bertanya arah, namun niat tersebut urung dilakukan, gengsi donk ahhhh (ini nih yang namanya malu bertanya sesat dijalan).

Sambil memikirkan jalan yang akan dilalui ayah teringat gadget yang dibeli tahun lalu, Blackberry, kan ada GPSnya. Ayahpun menepikan SX125 kemudian mengeluarkan Blackberry. segera Ayah pilih google maps dan mengecek my location dari software tersebut. Ternyata area tak berantah dimana Ayah berada sekarang adalah jalan Swadaya,

lanjut lihat-lihat peta, untuk menuju Depok Ayah tinggal putar arah dan ambil jalan lurus yang sepi tadi nanti ketemu jalan Mohammad Kahfi 2, ambil kekanan ke arah tanah baru, dari situ Ayah sudah hapal bagaimana menuju ke rumah. ini nih yang namanya ketika fitur bertemu kebutuhan.

Sebenarnya di blackberry sudah ada software bawaan untuk GPS namanya Maps.

GPS software bawaan Blacberry

Namun Ayah lebih suka tampilan google maps (meskipun masih kalah mantabb dengan software GPS yang lain, terutama yang offline (ngak perlu download map), dan bisa ngomong)

Sekilas tentang google maps

– Lokasi saya sekarang, tinggal pilih My location, langsung deh kelihatan posisi kita sekarang.

ini dia foto my location, biasanya ditandai dengan marking warna biru berkedip-kedip

– Zoom in- zoom out, petanya bisa diperkecil dan diperbesar (tinggal klik tanda “-” untuk zoom in dan “+” untuk zoom out

ini lokasi dipeta saat zoom in, masih bisa dizoom lagi loh

ini lokasi zoom out

– Bisa minta panduan arah (Meskipun petunjuk arahnya tidak sesuai dengan yang diharapkan), untuk option ini kita perlu menentukan start point end point dan travel by

Start point

ini dia start point, biasanya sih my current location

End Point

bisa di input alamat (walaupun agak ragu, apakah alamat tersebut ada di database, kecuali jalan protokol) atau tunjuk lokasi di peta (lebih meyakinkan untuk opsi ini).

Travel by

bisa dipilih by car, public transit atau walking

Selanjutnya pilih get direction, dapat deh petunjuk arahnya

Entry filed under: My Lovely Uncategorized. Tags: , .

Horee, Nara sekolah selamat tinggal si Kecil, selamat datang si Besar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 678,727 hits

Kategori


%d blogger menyukai ini: