Piala Bergilir

Mei 11, 2010 at 09:03 4 komentar

09 Mei 2010

Pagi-pagi sekali, Ayah dan Bunda sudah mulai sibuk, maklum hari ini Ummi dan Om Dion akan menyelenggarakan akad nikah sekaligus resepsi pernikahan. Supaya Ayah dan Bunda bisa lebih fokus ngebantuin ngurusin nikahannya ummi, selesai mandi dan pakai baju batik, Nara dianter Ayah menuju ke rumah untuk “dititipkan” dengan Eyang endut dan kong-kong.

Pukul 08 pagi, bersama Eyang endut, Kongkong, eyang Muda, tante Farin, tante Metha dan tante Khusnul, Nara sampai di Masjid Al-Ikhlas di hotel Bumi Wiyata. rombongan dari pihak Om Dion sudah sampai juga di sekitar masjid, masih menunggu calon pengantin di rias sebelum mengucapkan ijab kabul. tidak menunggu berapa lama, Ummi dengan diantar Ibu Tini, sampai di masjid ini, acarapun segera dimulai. Setelah masing-masing utusan saling memberi sepatah-dua patah kata, akhirnya pengucapan ijab kabul dimulai.

“Saya terima nikah dan kawinnya, Ary Retnowati Binti Siswohardjo dengan mas kawin tersebut Tunai”

Setelah semua saksi memberikan persetujuannya resmilah Ummi Ary dan Om dion Menjadi suami Isteri, semoga menjadi keluarga yang Sakinah, Mawadah dan Warohmah, Amiin.

Pukul 11.00

Acara resepsi pernikahan Ummy Ary dan Om Dion pun dimulai, Ayah dan Bunda ditugaskan menjadi among tamu, ituloh yang menyalami tamu-tamu yang datang. kira-kira satu jam kemudian, dimulailah prosesi foto-foto dengan keluarga, kerabat dan teman-teman kuliah. saat Ummi Ary dan Om Dion berfoto dengan teman-teman kuliah, ayah melihat ada semacam piala/plakat yang diserahkan sebagai tanda sudah mengakhiri masa lajangnya.

11 Maret 2007

Ayah jadi teringat saat resepsi nikahan dengan Bundanya Nara, Ayah dan bunda masing-masing dapat satu piala, satu piala dari teman-teman Kuliah Ayah di Elektro dan satu piala lagi didapat dari teman-teman kuliah Bunda di farmasi.ini dia foto penyerahan piala bergilir dari teman-teman farmasi

dan ini foto Ayah, bunda sambil memegang piala bergilir dari teman-teman Elektro.

Ternyata tradisi penyerahan piala bergilir ini sudah banyak di lakukan, terutama dikalangan teman-teman kampus. Selain sebagai sarana untuk berkreasi, piala bergilir ini sedikit banyak memacu teman-teman untuk mengakhiri masa lajangnya, setidaknya teman-teman berharap agar mereka tidak menjadi pemegang tetap piala bergilir. yang artinya nikah paling belakangan, hehehehe.

Oh iya, rule piala bergilir ini bermacam-macam, dan biasanya tergantung kesepakatan dari teman-teman kuliah. Untuk piala bergilir dari teman-teman Elektro, pemegang piala wajib membuatkan tulisan nama teman elektro beserta pasangannya yang akan menikah pada piala, untuk membuatkan tulisan pada piala kita harus ke tukang piala (agak repot juga ya). sedangkan dari teman-teman farmasi selain piala bergilir ada juga serifikat nilai pasangan tersebut (kalau tidak salah begini aturannya ” jika pasangan (suami/isteri) teman farmasi yang menikah berasal dari jurusan yang sama, maka nilai yang diberikan E, Jika pasangan farmasi berasal dari satu fakultas yang sama, maka nilai yang diberikan D, jika pasangan farmasi berasal dari universitas yang sama namun berbeda fakultas, maka nilai yang diberikan C, dst”) bedanya piala bergilir dari teman-teman farmasi tidak perlu membuatkan nama pada piala. namun secara umum pasangan yang memegang piala diwajibkan (kecuali berhalangan) untuk menyerahkan piala bergilir kepada pasangan yang menikah setelahnya.

Entry filed under: My Lovely Uncategorized. Tags: , , .

Jalan-Jalan di UI, kenapa tidak. Lampung, mutiara yang belum terpoles

4 Komentar Add your own

  • 1. Tri Drian  |  Mei 11, 2010 pukul 10:10

    Kalau piala bergilir kesuksesan ada ?

    Balas
    • 2. gyannara  |  Mei 11, 2010 pukul 11:04

      Pak Tri, piala bergilir kesuksesan sepertinya ada, tapi rulenya tidak pasif seperti piala bergilir pernikahan.

      Balas
  • 3. wai  |  Mei 22, 2010 pukul 09:47

    wkkkk…ternyata, ada foto wai di blog nara!!!

    Balas
    • 4. gyannara  |  Mei 22, 2010 pukul 15:56

      Iya donk, ada umminya, gimana Jambi, apakah sudah dapat banyak object?

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 678,727 hits

Kategori


%d blogger menyukai ini: