Berburu Helm SNI

April 5, 2010 at 08:27 Tinggalkan komentar

1 April 2010

Hari ini adalah hari pertama pemberlakuan undang-undang lalu lintas yang mewajibkan pengendara motor menggunakan helm dengan label SNI (standard nasional Indonesia). tidak tanggung-tanggung denda bagi yang tidak mematuhinya bisa kena denda sebesar 250 rb rupiah.

Sebenarnya label SNI ini bukan barang baru, karena issue penggunaan helm dengan label SNI sudah terdengar beberapa waktu sebelumnya. namun bukan Indonesia namanya kalau sebuah kebijakan tidak di barengi dengan adanya denda/hukuman/punishment maka gaungnya kurang berkena di masyarakat. padahal kalau dilihat dari manfaatnya, penggunaan helm ini bisa meminimalisir dampak benturan, seandainya pengendara motor mengalami musibah.

Untuk urusan helm Ayah Nara tidak mau ketinggalan, sejak beralih menggunakan moda transportasi roda dua yang hemat dan cepat ini, Ayah Nara sudah dibekali dengan helm yang teruji performanya. awal tahun 2003 berbekal uang beasiswa, terbelilah helm AGV warna merah. Namun sayang kisah helm ini bersama Ayah  hanya sampai dengan awal tahun 2007 saja. Tahun itu helm AGV berpindah kepemilikan dengan cara yang tidak di duga di salah satu parkiran Roxymas. Awal 2008, setelah dapat persetujuan dari “menteri keuangan” dibelilah helm Ink warna merah sebagai pengganti helm yang sudah berpindah kepemilikan.

Meskipun helm Ayah sudah masuk standard SNI, namun masih ada yang terlupa, yaitu helm untuk boncenger alias pembonceng. Selama ini boncenger hanya di sediakan helm catok, itupun dengan kondisi seadanya dan sudah tidak dilengkapi tali-temali yang memadai. Maklum selama ini boncenger sejati alias Bunda hanya diantar sampai jalan margonda untuk naik Jemputan jadi hanya di sediakan helm seadanya. jadilah pada hari pertama pemberlakuan undang-undang lalu lintas yang baru, Ayah dan Bunda deg-degan saat berboncengan, takut kena tilang pak polisi.

4 April 2010

Hari ini Nara, Ayah, dan Bunda berencana cari helm SNI di pasar kaget jalan Juanda. pukul 06 pagi, bersama SX125, Ayah mulai memacu kendaraan menuju jalan juanda. Sesampainya di jalan juanda, Ayah dan Bunda cukup kaget, karena pedagang yang berjualan di jalan ini makin bertambah banyak. kalau dulu pedagang yang berjualan hanya sampai jembatan kali ciliwung, kini yang berdagang sudah sampai depan Wijaya tani.

Supaya bisa lebih menikmati pemandangan, SX125 pun dipacu dengan kecepatan lambat, sambil lihat sisi kiri jalan, mencari pedagang helm. Tidak berapa lama, Ayah pun menepikan SX125 ke pinggir jalan, rupanya di depan ada pedagang helm. ramai juga yang berhenti di depan pedagang helm, mungkin karena kebijakan helm SNI ini membuat masyarakat tergerak untuk menggunakan helm SNI. Setelah melihat-lihat, Bunda tertarik dengan helm dengan potongan gambar kartun tweety, namun oh namun harganya melebihi budget. akhirnya pilihan pun diturunkan, kali ini helm dengan gambar kartun doraemon. lagi-lagi harga masih diatas budget. Karena belum dapat kata sepakat dengan pedagang helm, Ayah dan Bunda mencoba mencari referensi harga, dari pedagang helm yang lain.

Oh iya, logo SNI pada helm baru tidak hanya berupa stiker, tapi sudah emboss di body helm, kayak begini nih

Dengan menumpang SX125, Nara, Ayah dan Bunda mencari pedagang helm yang lain, tidak berapa lama Ayah menepikan SX125 di dekat pedagang balon. Setelah tanya beberapa merk helm dapat kesimpulan kalau harga helm yang diinginkan memang diatas budget, akhirnya Ayah dan Bunda sepakat untuk menaikkan budget pembelian helm. Karena koleksi helm di pedagang ini tidak ada yang sreg di hati Bunda, pembelian di pedagang helm urung dilakukan, Ayah pun kembali memacu SX125 mencari pedagang helm yang lain.

Kira-kira 400 meter sebelum SPBU pertamina, Ayah kembali menepikan kendaraan. Sedikit berbeda dengan dua pedagang sebelumnya, pedagang ini langsung memberikan harga bawah, wah agak beda nih pedagang satu ini. Akhirnya setelah tawar-menawar berbekal 120 rb rupiah terbelilah satu buah helm BMC dengan potongan gambar kartun doraemon dan satu buah helm hitam HIU seharga 80 rb. ini dia fotonya.

End

Entry filed under: My Lovely Uncategorized. Tags: .

From this moment Sekilas transportasi di Thailand

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 678,727 hits

Kategori


%d blogger menyukai ini: