Seratus belum tentu lebih baik dari satu

Januari 14, 2010 at 09:26 Tinggalkan komentar

middle December 2009

Saat Ayah Nara melihat arsip e-mail dari temen kuliah ayah, ada satu artikel yang menarik perhatian Ayah. Artikel ini berasal dari motivator favorit ayah yaitu Pak Mario Teguh, judulnya seratus dan satu (bukan 101) keinginan. Isi dari artikel tersebut adalah menekankan bahwa banyak orang yang memiliki banyak keinginan, tentunya untuk mencapai semua keinginan tersebut, maka sumber daya yang banyak juga mutlak di perlukan. di sini Pak Mario Teguh mencoba pendekatan dari sudut yang lain, yaitu cobalah untuk hanya punya satu keinginan dalam sehari, maka seluruh sumber daya yang kita miliki bisa kita gunakan untuk mencapai satu keinginan tersebut.

Diharapkan dengan tercurahnya seluruh sumber daya yang kita miliki untuk mencapai satu keinginan maka kemungkinan untuk tercapainya keinginan tersebut menjadi besar.

Setelah membaca artikel ini Ayah Nara segera teringat program perbaikan diri yang sedang di monitor progressnya. Selama ini program perbaikan diri yang sudah di jalankan mulai bulan Juni 2009 hanya jalan setengah-setengah, ada beberapa point yang tidak berhasil, namun ada juga yang berhasil. Mungkin hal ini berkaitan dengan banyaknya point-point yang akan di tingkatkan, sehingga Ayah Nara tidak fokus pada satu tujuan saja.

1 Januari 2010

Tahun baru, momentum yang tepat untuk melakukan perbaikan diri. Segera Ayah menyusun schedule untuk perbaikan diri yang baru, tentunya dengan inputan dari artikel tentang fokus pada satu tujuan. Program perbaikan Ayah yang baru ini, lebih ramping dari program perbaikan diri sebelumnya. Ada tiga point perbaikan diri pada schedule ini, pertama adalah olah raga sepeda statis pada, bulan ini akan di fokuskan pada perbaikan diri ini, sedangkan pada point kedua ada naik tangga saat ke kantor dan point ketiga adalah tidak datang telat ke kantor. Untuk dua point terakhir dipilih point yang pada bulan sebelumnya prontasenya sudah diatas 75%,  pada bulan ini hanya akan difokuskan untuk meneruskan saja. Seiring berjalannya waktu point ketiga akan tergantikan oleh point 2 dan point 2 akan tergantikan oleh point 1, sedangkan pada point satu akan terisi program perbaikan yang baru.

Mudah-mudahan program perbaikan baru ini bisa lebih efektif.

Entry filed under: My Lovely self Improvement. Tags: .

Indahnya Lombok (Part-2) finished Road to Negeri Seribu Kuil Thailand part-1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 678,727 hits

Kategori


%d blogger menyukai ini: