Jalan-Jalan Ke TMII

September 24, 2009 at 05:46 Tinggalkan komentar

23 September 2009

Hari Liburan terakhir sebelum ngantor, Nara, ayah, Bunda, Ummi dan Eyang berencana jalan-jalan ke TMII. Sebelum jalan ke TMII, tanya-tanya dulu ke mbak Nana sebagai penguasa TMII, buka jam berapa? Maklum libur lebaran begini tempat-tempat Wisata penuh, dapatlah informasi buka sekitar jam 10 pagi. Awalnya sudah dipersiapkan untuk berangkat jam 8 pagi, namun persiapan membutuhkan waktu lebih dari itu, jadilah kita berangkat jam 9.

Sudah terbayang penuhnya TMII dalam perjalanan kesana, sudah ada niat juga jika nanti TMII penuh, kita pulang balik saja. Jam 09.50, sampailah di TMII, sudah tampak antrian Mobil di pintu masuk. Ada truk, Bus, mobil pickup, mobil pribadi, dan Motor. Berhubung Mobil Nara sudah masuk Antrian, niat untuk pulang di batalkan. Setelah sampai loket, petugas TMII menghitung biaya yang perlu dikeluarkan, 46 ribu rupiah begitu kata petugas loket. 10 ribu untuk mobil dan 9 ribu untuk masing-masing orang (Nara ngak ikut kehitung, karena Nara masih dibawah 2 tahun).

Begitu masuk kawasan TMII, perjalanan sudah tersendat, sudah banyak bus dan mobil pribadi yang parkir di halaman depan TMII. Tampak didekatnya stasiun skylift (kereta Gantung), dan panggung (sepertinya untuk acara musik). Di bagian depan terlihat banyak mobil menurunkan penumpang sehingga perjalanan tersendat cukup lama, ternyata di depan ada Snowbay, wahana baru yang disediakan TMII.

Jalan lagi ke depan, tampak parkiran sudah penuh. Untungnya ketika sampai di teater 4-D ada parkir yang kosong, jadilah ayah parkir disitu. Niat awalnya Nara, Bunda, Ummi dan Eyang mau naik monorel, tapi karena antriannya panjang, akhirnya diurungkan niat naik kereta monorel. Kata Bunda, minimal kita naik satu wahana. Setelah lihat ke depan, sepertinya ada stasiun kereta, namun karena kereta biasa maka di urungkan lagi niat naik kereta (kaya Eyang ngak ada bedanya sama kereta biasa). Jalan lagi ke depan, ternyata ada stasiun kereta gantung, dilihat dari posisinya sepertinya agak jauh dari keramaian, jadi kemungkinan antrean panjang tidak terlalu besar.

Naik kereta Gantung

Akhirnya jalanlah kita ke stasiun skylift, dan ternyata antrian memang tidak terlalu panjang dibandingkan antrian yang lain. berhubung eyang tidak mau ikut naik kereta gantung, Akhirnya cuma Nara,Ayah, Bunda dan Ummi yang naik kereta gantung. Biaya untuk tiket kereta gantung ini 25 ribu per orangnya, dan lagi-lagi Nara ngak kehitung, jadi cuma beli 3 tiket saja. Setelah mengantri cukup lama sampai lah nara ke bagian atas tempat naik kereta gantung ini dia fotonya:

DSC00508

dan ini foto Nara waktu berada didalam kereta gantung:

DSC00515

Perjalanan kereta gantung dari berangkat sampai pulang membutuhkan waktu 17 Menit. Berhubung Nara laper, setelah naik kereta gantung, nara mamam CFC dulu, sambil mengurangi efek jetlag:D. Selesai makan, waktu sudah menunjukan waktu sholat Zhuhur, lihat ke sekitar tampaknya pengunjung TMII semakin padat saja, akhirnya diputuskan ke aquarium air tawar kemudian pulang. Benar saja ketika menuju arah parkiran mobil, tampak antrian kereta, dan monorel jauh lebih panjang, melebihi saat pertama kita melewatinya.

Museum Serangga dan Aquarium air tawar

Sampai di parkiran, kita langsung menuju aquarium air tawar. dari pengelihatan saat berada di kereta gantung, Aquarium air tawar berada di sebelah kanan posisi sekarang (alias dekat pintu keluar). Sesampainya di aquarium air tawar kita langsung beli tiket masuk, tiket masuk aquarium air tawar ternyata dibundle dengan tiket masuk museum serangga. Harga tiketnya adalah 15 ribu per orang.

Sebelum ke Aquarium air tawar, kita ke museum serangga. Maklum tiket masuk aquarium tawar di bundle jadi satu dengan museum serangga, sayang kalau sudah bayar tapi tidak melihat-lihat. Di dalam museum serangga ini kita bisa melihat macam-macam serangga yang hidup di Indonesia, ada kumbang, kupu-kupu bahkan kecoa juga ada di sini. Untuk kupu-kupu bahkan ada ada klasifikasi per setiap pulau, namun sepertinya sebagian kupu-kupu unik di beberapa pulau sebagian sudah punah. Hebat ya Negara kita, ternyata negara kita begitu kaya akan keragaman serangga.

Setelah melihat-lihat Museum serangga, Nara, Ayah, Bunda, Ummi dan Eyang jalan ke museum serangga. Kebetulan saat jalan ke aquarium air tawar ada badut, jadi Nara, Ayah dan Bunda foto dulu deh.

DSCN3386

Selesai foto sama badut kita ke aquarium tawar. Di depan museum air tawar, kita sudah bisa melihat ikan-ikan air tawar yang besar-besar. Kebanyakan ikan-ikan air tawar yang besar ini berasal dari Amazon. Masuk ke dalam lagi ada Arwana dan ikan lain yang Nara “belum kenal”. kemudian Nara naik ke lantai 2, dari lantai dua ini dibuat miniatur sungai, beserta ikan-ikan yang tersedia di setiap segment sungai sampai lantai satu.

to be continue

Entry filed under: My Lovely Journey. Tags: , , , , .

Evaluasi Perbaikan diri 30 Hari (Juli, Agustus, September) I’m gonna be like you, Dad (Cats In The Cradle)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 678,727 hits

Kategori


%d blogger menyukai ini: