Setting parameter dasar pathloss

April 8, 2009 at 03:59 9 komentar

Setting Parameter Dasar Pathloss

Di kategori Tips & Trik Pathloss ini, Ayah Nara mau nulisin bagaimana cara setting parameter dasar pathloss. Untuk sementara setting parameter dasar ini adalah untuk setting terrain database saja, untuk setting parameter dasar yang lainnya akan menyusul.

A. Terrain database

1. Open Tab Module, pilih Terain Data


11

2. Selanjutnya open tab Configure, dan pilih Terrain database

21

3. Selanjutnya akan muncul window configure terrain database, disitu akan ada pilihan primary dan secondary.

Untuk Primary di set ke SRTM (untuk primary di set ke SRTM (hal ini dikarenakan SRTM merupakan database yang memiliki tingkat akurasi yang cukup tinggi, kalau tidak salah sampai 1 arcsecond untuk tipe 2). Versi gratisannya (*.hgt file dapat di download di  http://dds.cr.usgs.gov/srtm/version2_1/SRTM3/Eurasia/)

32

4. Pilih setup primary, disini kita akan di sediakan table untuk menginput SRTM file. Selanjutnya pilih tab files dan pilih BIL-HDR-BLW, browse select  SRTM bil ke folder SRTM files berada.

41

Sebelum melakukan setting parameter ini, sebaiknya user sudah meng-update pathlossnya dengan maintenance update.update.exe ini dapat diperoleh di http://www.pathloss.com. Jika pathloss belum di update penambahan *.hgt file harus satu persatu.

5. Karena Peng-inputan/penambahan file *.Hgt atau *.Bil tidak dapat dilakukan sekaligus (select all), maka sebaiknya penginputan dilakukan per 4 kolom *.hgt file (pengalaman Ayah Nara cara ini cukup efektif)

51

6. Jika semua *hgt file atau *bil sudah di input setting dilanjutkan ke secondary database, untuk secondary database pilih GTOPO30global 30 sec

61

7. Klik setup secondary dan browse ke folder Gtopo file, GTopo file ini dapat di peroleh dari CD yang diberikan bila kita membeli patloss atau bisa di google, saya pernah mendownload Gtopo file ini namun saya lupa alamat webnya.

71

Secondary database biasanya digunakan untuk mengcover blank spot map pada primary database. misal pada saat mengenerate profile ada koordinat yang tidak di support primary database, maka pahloss akan merefer ke secondary database.

Entry filed under: My Lovely Job. Tags: , , .

Import File ke pathloss Program perbaikan diri 30 Hari

9 Komentar Add your own

  • 1. Generate Path Profile di pathloss « My lovely baby  |  Juli 24, 2009 pukul 08:43

    […] Untuk generate path profile menggunakan Map digital, mohon dipastikan setting untuk terrain database sudah dilakukan klik disini. […]

    Balas
  • 2. @nton  |  Oktober 20, 2009 pukul 07:37

    salam kenal
    saya sudah melkuakn coba yang diatas tetapi pada saat generate profile pasti muncul pesan file missing in..
    mohon pencerahannya…
    japri ke emailku ya.

    Balas
    • 3. px150  |  Desember 2, 2009 pukul 16:59

      bantu aja

      @anton ,,mungkin klo missing itu ada file .bil nya yang korup ato ada salah satu file yang hilang, pas dengan kordinat yang diinginkan..

      coba peta digital lain deh seperti ned connus..akurasi nya lumayan juga untuk compare dengan SRTM ,eke udah gak pernah pake SRTM lagi karena udah gak valid ( untuk batam ) karena banyak bukit yang di pangkas😀

      Balas
      • 4. gyannara  |  Desember 3, 2009 pukul 07:38

        Dear Om PX150, kalo ned conus itu free apa mesti beli?ada link buat download databasenya?

  • 5. Abdul Sattar Durrani  |  November 24, 2009 pukul 19:42

    Can you please provide instructions in English. I want to load SRTM data into my PL4. Thannks

    Balas
    • 6. gyannara  |  Desember 1, 2009 pukul 03:02

      Dear Mr Abdul Sattar I send you instruction in English by E-mail

      Balas
  • 7. Tips Mencari Repeater Microwave « My lovely baby  |  Maret 5, 2010 pukul 13:18

    […] 3. Pada tab operation pilih generate profile (diasumsikan setting terrain database sudah dilakukan, berikut cara setting terrain database https://gyannara.wordpress.com/2009/04/08/setting-parameter-dasar-pathloss/) […]

    Balas
  • 8. Ragil  |  Desember 23, 2011 pukul 13:56

    mas.. saya mo tanya… di pathloss saya..kok menu module gak ada yg aktif y? yg aktif cm note…

    Balas
    • 9. gyannara  |  Desember 23, 2011 pukul 18:37

      Dear Mas Ragil

      kalau seperti itu licensenya belum di input mas, jadi mesti di input dulu, baru bisa aktif

      Semoga membantu.

      Ayah Nara

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 678,727 hits

Kategori


%d blogger menyukai ini: