Pegadaian, mengatasi masalah tanpa masalah?

Oktober 26, 2011 at 15:00 10 komentar

9 September 2011,

Setelah mengambil beberapa aset dari SDB BJB, siangnya Ayah segera menuju ke pegadaian dimargocity. Tujuan kali ini adalah untuk mencoba menggadaikan aset Ayah di pegadaian. Karena ini adalah pertamakalinya Ayah ke pegadaian, jadi mbak-mbak pegadaian banyak kena pertanyaan dari Ayah, maafin ya mbak.

Karena yang Ayah gadaikan berupa Logam Mulia (LM), maka pertanyaannya sekitar bagaimana menggadaikan LM dipegadaian. Dan ternyata prosesnya mudah, berikut proses dan beberapa pertanyaan yang Ayah ajukan, mudah-mudahan bisa membantu teman-teman yang ingin menggunakan jasa pegadaian.

1. Apa yang perlu di perluin buat gadaiin barang dipegadaian?
Jawab: Selain membawa barang yang akan digadaikan, kita juga diminta mengisi data diri diform yang disediakan pegadaian. Untuk yang pertama kali ke pegadaian, jangan lupa membawa KTP asli dan copynya.

2. Setelah mengisi formulir, barang yang akan digadaikan diperiksa oleh petugas pegadaian, petugas ini akan mentaksir harga dari barang yang akan digadaikan, kalau untuk LM sepertinya sudah ada harga perkiraannya. Hari ini LM ditaksir dengan harga460,000 pergramnya, dan uang yang bisa dipinjam berkisar 93persen dari nilai taksirannya.

Dari nilai taksiran, nilai pinjaman yang Ayah dapat sebesar 93persen

oh iya dari total nilai uang yang akan dipinjam, kita akan dikenakan biaya administrasi sekitar 1 persen dari nilai pinjaman kita.

dari total nilai pinjaman, akan di potong admistrasi sebesar 1%

Administrasi Bunga

Tidak jauh berbeda dengan tempat lain, dipegadaian dana yang kita pinjam juga kena administrasi bunga. Untuk LM bunga yang dikenakan sebesar 1.2% per 15 hari, jadi perbulan atawa 30 hari bisa kena 2.4%, lumayan juga ya. Namun jika jumlah LM yang akan di gadaikan lebih dari 20 gram maka bunga administrasi yang akan dikenakan hanya sebesar 1% per 15 hari. Tambahan lagi yang perlu teman-teman ketahui adalah hari saat kita melakukan proses peminjaman sudah di hitung sebagai hari pertama (dahsyat juga nih).

Jatuh Tempo

Untuk LM yang digadaikan, ada batas jatuh tempo untuk pelunasan barang yang digadaikan yaitu 4 bulan dari waktu peminjaman/gadai dimulai.  Saat tersebut kita akan kena biaya pokok hutang kita+bunga sebesar 8-8.8% (tergantung jumlah gram yang kita gadaikan). Jika dalam tempo tersebut kita belum bisa melunasinya,  kita bisa memperpanjang waktu pinjaman dengan membayar bunganya atau mengurangi jumlah pinjaman. Jika dalam waktu jatuh tempo tersebut LM tidak ditebus atau diperpanjang, maka LN yang digadaikan tersebut akan menjadi milik pegadaian.

Uang Tunai

Setelah seluruh administrasi di proses, saatnya menghitung uang pinjaman dari barang yang kita gadaikan.loh kok dihitung, berarti terimanya dalam bentuk tunai donk? yup semua pinjaman akan diterima dalam bentuk tunai (cash), Ayah Nara tidak tahu dengan unit pegadaian lainnya, apakah ada fasilitas transfer ke Bank atau tidak. Jadi untuk teman-teman yang akan menggadaikan LM dalam jumlah banyak, harap berhati-hati, karena seluruh uang yang kita gadaikan dalam bentuk tunai. Untungnya di Margocity ada Bank BCA, jadi uang pinjaman gadai bisa langsung Ayah setorkan ke bank. Oh iya di margocity selain bank BCA disini juga tersedia bank BRI, jadi untuk teman-teman yang akan menyetorkan uang gadai ke bank demi alasan keamanan bisa langsung kebank tersebut.

berikut surat bukti kredit yang akan digunakan untuk menebusbarang yang kita gadai

Tambahan informasi dari petugas pegadaian, jika rekan-rekan ingin menggadaikan LM dalam jumlah yang cukup besar, sebaiknya menginformasikan terlebih dahulu ke unit pegadaian yang akan dituju. Konfirmasi ini dilakukan untuk menghindari ketidaksediaan uang untuk gadai di unit pegadaian yang dituju

Mengurangi jumlah hutang

Pihak pegadaian juga menyediakan fasilitas mencicil untuk mengurangi utang kita, dengan ketentuan utang baru : (hutang pokok+bunga)- jumlah utang yang akan dikurangi.

misal utang kita sebesar 10jt rupiah, dan dalam periode 15 hari kita punya rezeki sebesar 5jt rupiah. jika kita ingin mengurangi utang kita . Maka formulanya menjadi : hutang baru : 10jt+(1.2%x10jt)-5jt, jadi hutang baru kita menjadi

17 September,
Karena bunga pegadaian yang dirasa cukup besar, Ayah dan bunda bermaksud mengurangi sebagian besar hutang dipegadaian dalam kurun waktu 15 hari. Jika Ayah dan Bunda hitung kembali dalam periode 15 hari, Ayah dan Bunda secara tidak langsung sudah kena 2% dari total pinjaman. 1% dari administrasi diawal, dan 1% dari bunga per 15 hari, oleh karenanya Ayah dan Bunda tidak mau menunggu lebih lama lagi, karena semakin lama menunggu, beban utang akan semakin besar.

Oh iya saat mengurangi jumlah hutang, kita akan dikenakan biaya administrasi pencetakkan surat gadai yang baru sebesar 9rb rupiah.

Overall menurut pendapat Ayah Nara
1. Bunga administrasi untuk LM di pegadaian cukup besar, yaitu sebesar 2-2.2% perbulannya, ditambah biaya administrasi sebesar 1%, jadi total berkisar 3-3.4% dalam bulan pertama. Jika ada plan akan dilunasi dalam waktu satu bulan, dan ada fasilitas gesek kartu kredit, Ayah Nara merekomendasikan menggunakan kartu kredit, karena dalam satu bulan (tergantung waktu transaksi dan jatuh tempo) tidak akan terkena bunga kartu kredit.

2. Jika harus meminjam dipegadaian, agar dihitung kembali kesanggupan membayar hutang tersebut dalam tempo yang sudah ditentukan, karena dalam waktu 5 bulan saja, bunganya sudah 10-10.2%, ditambah administrasi diawal 11-11.2%, dan dalam setahun bunga+administrasinya sebesar 25-25.2%, sangat besar bagi Ayah Nara. Jika tidak sanggup untuk menebusnya, saran Ayah Nara sebaiknya dijual saja barang tersebut.

3. Sisi positif dari pegadaian, karena bunganya yang besar akan memacu untuk segera melunasi utang, dan bisa mendapatkan barang yang digadaikan, sisi negatifnya adalah semakin berat beban utang sehingga jika kita tidak sanggup menebusnya, barang kita akan diakusisi oleh pegadaian.

to be continue

About these ads

Entry filed under: My Lovely Uncategorized. Tags: , , .

Apa Golongan darahmu? Menabung yuk

10 Komentar Add your own

  • 1. AmeL  |  Desember 9, 2012 pukul 21:37

    salam kenal ayah Nara

    saya juga pernah mengadaikan emas di pegadaian.. menurut saya bunga i pegadaian itu sangat mencekik yaah gak ada bedanya sama rentener atau pinjaman KTA.

    di bank jabar juga bisa tuh menggadai emas..bebas biaya administrasi dan biayanya dihitung dr jumlah gram emas dikalikan Rp. 5000 dikali 4 bulan. jadi misalnya emas yaglng digadai 10 gram jadi biaya gadai 10 g x 5rb x 4= 200rb. biaya itu langsung dipotong diawal dan akan dikurangi jika pelunasan kurang dr 4 bulan dan bebas biaya admin ..

    Balas
    • 2. gyannara  |  Desember 10, 2012 pukul 11:22

      Salam Kenal juga mbak Amel

      Terimakasih infonya mbak, pernah denger sih mengenai menggadaikan emas di bank, tapi belum pernah tau biayanya. ternyata lebih kecil ya mbak bunga administrasinya.

      Salam
      Ayah Nara

      Balas
  • 3. Ridho Arief W (@ridho_arief)  |  Maret 14, 2013 pukul 14:12

    Salam kenal Ayah Nara dan Mbak amel, saya mau menanggapi komentar mbak Amel, kalau misalnya dihitung dari jumlah gram, kasihan ya orang yang punya emas batangan 100 gr, tapi hanya perlu pinjaman Rp. 5jt. Jika di Pegadaian biaya 4 bulannya = 9.2% x pinjaman 5jt = 460.000,-, jika di bank tsb jadi mahal sekali ya mbak 100gr x 5000 x 4 = 2.000.000,- karena dihitung dari gram emas yang dia gadaikan, sekedar informasi agar konsumen bisa memilih tempat menggadai yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
    Terima kasih

    Balas
    • 4. gyannara  |  Maret 15, 2013 pukul 11:18

      Dear Mas Ridho

      Terimakasih atas komentarnya.

      salam
      Ayah Nara

      Balas
  • 5. pinjaman tanpa agunan  |  Maret 30, 2013 pukul 22:51

    Salam kenal, semua ada plus minusnya, tapi memang sepertinya pegadaian selalu menjadi idola di masyarakat, itulah kenapa semboyannya mengatasi masalah tanpa masalah.

    Balas
  • 6. Mrs. Shandra  |  April 19, 2013 pukul 09:30

    Salam Kenal, sekadar share pengalam…saya pernah menggadaikan perhiasan di Pegadaian Percetakan Negara pada bulan January 2013, pada saat saya ingin menebus perihasan tersebut, ternyata Kantor Pegadaian tersebut telak dirampok dan perhiasan saya salah satu dari sekian banyak perhiasan yang dibawa oleh para perampok.

    Setelah meminta kejelasan dari Pegadaian mengenai perhitungan ganti rugi, ternyata ganti ruginya hanya sisa sekitar 7 ribu rupiah.
    Saya sangat merasa dirugikan karena Perhiasan yang saya gadaikan bertahta berlian dan tidak diperhitungkan dalam uang pinjaman (mereka hanya menghitung berat emas saja).
    Dan saya juga baru menyadari bahwa mereka melakukan kecurangan dengan mengurangi kadar emas yang tertera. Sebagai contoh, saya membeli emas 21 karat tetapi dalam surat pinjaman tertulis emas saya kadar 19 karat (waktu itu saya terburu-buru dan tidak teliti lagi).

    Saat ini saya mengajukan pengaduan dan akan melaporkan ke yang berwajib atas kecurangan mereka. Mudah-mudahan menemukan jalan tengah yang baik bagi kedua belah pihak.

    Semoga ini juga menjadi pelajaran bagi nasabah lainnya agar lebih berhati-hati dalam menggadaikan perhiasan di Pegadaian. Jika perhiasan saya tidak hilang, mungkin ini tidak menjadi masalah, tetapi saat barang hilang dirampok, mereka tidak membayarkan ganti rugi sesuai keadaan barang seutuhnya.

    Balas
  • 7. Heru  |  Desember 3, 2013 pukul 17:09

    Salam kenal

    saya pernah menggadaikan perhiasan emas berupa gelang dan kalung emas, ternyata setelah saya tebus, kalung emas saya telah dipotong potong dan diganti dengan plat besi, sepertinya dilakukan oleh oknum pegadaian ( waktu itu pegadaian mal Taman Palem ), saya baru sadar setelah sampai di rumah,.. saya tidak tahu dengan gelang saya, apakah dirubah juga atau tidak , malah saya jadi khawatir kalau saya menggadaikan cincin berlian… apa jadinya ..mungkindiganti dengan sirkon oleh mereka… :(

    Balas
    • 8. gyannara  |  Desember 5, 2013 pukul 15:41

      Salam Kenal juga Mas Heru

      Wah, kalo sudah diganti begitu, sebaiknya anda komplain dan menuntut ganti rugi, mungkin pelajaran buat teman-teman lainnya yang akan menggadaikan barang dipegadaian, ada baiknya sebelum di gadaikan, sebaiknya di foto, agar ada buktinya. Kalau pengalaman saya waktu menggadaikan logam Mulia, pada surat yang diberikan pegadaian kepada saya, di tuliskan nomor sertifikat masing-masing logam Mulianya, jadi saat mengambil, saya crosscheck kembali nomor sertifikasi Logam Mulia yang ada di surat dengan nomor sertifikasi Logam Mulia yang saya tebus.

      Salam

      Ayah Nara & Ran

      Balas
  • 9. Kamdy  |  Mei 8, 2014 pukul 11:09

    Trus kalo kta blm punya uang utk menebus brg tsb,brp bulan sekali kta hrs membayar bunga tsb?

    Balas
    • 10. gyannara  |  Mei 9, 2014 pukul 09:47

      Dear Mas Kamdy

      Jatuh tempo setiap 4 Bulan sekali, bila belum punya uang untuk menebusnya kita harus membayar bunganya selama 4 bulan.

      Salam
      Ayah Nara

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 463,422 hits

Kategori


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: