Safe Deposit Box (SDB)

Agustus 25, 2011 at 17:40 10 komentar

18 Agustus 2011

Karena pagi ini Ayah dan Bunda berencana menyewa safe deposit box di BNI margonda, hari ini Ayah izin berangkat kekantor agak siang.

Safe Deposit Box
Barang apaan tuh? Safe deposit box (SDB) kalo diterjemahin,kira-kira jadi “kotak penyimpanan yang aman”. Maknanyapun kira-kira hampir sama dengan terjemahannya, yaitu tempat penyimpanan barang berharga yang disediakan di beberapa kantor cabang, ya beberapa bank, terutama kantor cabang utama biasanya punya layanan ini di banknya.

Barang apa yang bisa disimpan di SDB ini, Jangan berpikir untuk menyimpan koleksi guci antik, sepeda antik atau mobil antik di SDB ini, karena tempat penyimpanan yang disediakan Bank ini, hanya sebesar laci meja atau paling banter sebesar kardus Indomie saja(salah ambil contoh ngak ya?). Barang yang biasanya disimpan disini biasanya yang bentuknya kecil, imut dan berharga seperti perhiasan, logam mulia, surat berharga, sertifikat, dan teman-temannya.

Seberapa aman menyimpan diSDB ini?kalau yang Ayah tangkap dari penjelasan CS salah satu Bank (mohon maaf ya kalo hasil tangkapannya masih ada yang lolos) SDB yang disediakan oleh Bank-bank sudah sesuai dengan standard BI (bank Indonesia), diantaranya tahan api dan tahan gempa, sedangkan dari sisi akses ke SDB ini, akan ada dua buah kunci yaitu master key (yang dipegang pihak bank) dan anak kunci yang dipegang oleh customer. Untuk dapat membuka SDB, kedua kunci ini mutlak diperlukan, selain itu tentunya keamanan lain seperti pintu besi khas bank-bank (yang ada puteran dan kombinasi kunci).plus keamanan 7 hari + 24 jam yang disediakan oleh Bank.

Informasi yang tidak kalah penting adalah tidak ada asuransi atas kehilangan barang yang disimpan di SDB. Karena pihak Bank tidak tahu (dan sepertinya tidak mau tahu) barang apa yang diletakkan customer di SDB ini, jadi pihak Bank tidak bisa menghitung nilai nominal yang tersimpan di SDB dan tidak meminta penyewa untuk membayar asuransi atas nominal tersebut.

Berapa sih harga sewa SDB?harga sewa SDB bervariatif, berkisar 150rb- 500rb pertahun, bergantung besar kecilnya SDB yang akan disewa dan pihak bank yang menyelenggarakan. Selain biaya tahunan, kita juga perlu menyiapkan biaya jaminan kunci, yang berkisar 500rb- 1jt, uang jaminan kunci ini akan dikembalikan saat sewa SDB selesai dan kunci dikembalikan ke pihak Bank.

SDB BNI

“Mau kemana pak” pertanyaan tersebut menyambut Ayah dan Bunda Sesampainya di bank BNI. “Mau ke SDB pak”, kata Bunda “ohh SDB, langsung aja pak di sebelah sana” sambil menunjuk kearah kiri. Setelah menunggu 5 menit, CS bagian SDB mempersilakan Ayah dan Bunda untuk duduk.” Mau ke ruang SDB pak? ” sapa ibu CS. “Mau sewa SDB”, kata Ayah. “Wah SDB kita sudah penuh pak”, balas ibu CS. Dan sang CS tidak menyarankan untuk waiting list, karena kalo masuk waiting list, mesti menunggu penyewa sebelumnya berhenti berlangganan dan biasanya menunggu untuk waktu yang cukup lama (minimal 1 tahun, karena minimal sewa adalah 1tahun).

Padahal bulan juni yang lalu, saat Ayah berniat menyewa SDB di BNI ini, masih tersisa puluhan deposit box yang bisa disewa, tapi hari ini (tidak sampai 2 bulan), semua deposit box sudah terisi, sepertinya kebutuhan akan deposit box sudah menjadi andalan bagi sebagian masyarakat untuk menyimpan barang dan surat berharga mereka.

SDB Mandiri


Setelah mendapat informasi kalau di Bank Jabar menyediakan SDB, bersama SX125, Ayah dan bunda mengambil jalan memutar di depan pesona khayangan, karena tidak jauh dari putaran tersebut ada bank Mandiri, Ayah dan Bunda memutuskan untuk singgah dan bertanya SDB di Mandiri. Oleh pak Satpam Ayah dan Bunda diarahkan ke lantai 2, setelah bertemu CS SDB, ternyata oh ternyata SDB di mandiri sudah penuh sejak tahun lalu, ditambah waiting listnya pun sudah banyak.

SDB BRI

Kebetulan sebelum sampai di Bank Jabar, melewati Bank BRI, jadi meskipun tidak terlalu yakin, Bundapun turun untuk bertanya SDB di BRI depok. Belum sempat SX125 terpakir, bunda sudah memberi tanda kalau SDB di BRI depok tidak ada, SDB BRI terdekat ada dipasar minggu.

SDB BJB (Bank Jabar)

Alhamdulilah ternyata SDB di bank ini available. berhubung Ayah dan Bunda belum punya rekening di bank Jabar, Ayah dan Bundapun segera membuka rekening baru di bank ini, Karena salah satu syarat untuk bisa sewa SDB, kita harus terdaftar sebagai nasabah di bank tersebut. ternyata nominal yang mesti disediakan agar terdaftar sebagai nasabah di bank Jabar hanya 50rb, berbeda dengan bank terbesar di Indonesia, yang bahkan untuk limit minimumnya saja harus 100rb. Oh iya untuk biaya sewa SDB dibank inipun relatif lebih murah dibanding bank lain, yaitu hanya 150rb pertahun, sedangkan biaya jaminan kunci hanya 500rb.

Surat kuasa
normalnya orang yang bisa mengakses SDB adalah orang yang membuka account SDB. Namun, jika diinginkan ada orang lain yang bisa mengakses SDB juga, saat pembukaan acount pertama kali, orang yang membuka account bisa memberikan kuasa untuk dapat mengakses SDB juga. Sehingga untuk selanjutnya SDB bisa diakses oleh dua orang.

Setelah seluruh administrasi selesai diproses, Ayah dan Bunda dipersilakan mengakses SDB dan memilih nomor kotak SDB (maklum saat pembuatan SDB di bank Jabar, SDBnya masih banyak yang belum disewa, jadi bisa pilih posisi yang mudah dijangkau). Setelah menentukan nomor SDB, CS akan mengeluarkan duabuah jenis kunci, yaitu kunci spesifik nomor SDB yang akan dipegang penyewa dan kunci master yang akan dipegang pihak bank.
Untuk dapat membuka kotak SDB, Kedua kunci ini harus digunakan secara bersamaan. Jadi tanpa salah satu kunci seharusnya kotak SDB tidak akan bisa terbuka. Setelah kotak SDB terbuka, CS menjelaskan kalau kotak SDB akan terkunci secara otomatis saat pintu kotak SDB tertutup, jadi jika belum selesai mengakses SDB, pastikan pintu kotak tidak tertutup. Selanjutnya CS tersebut meninggalkan Ayah dan Bunda diruang SDB tersebut. Setelah Ayah dan Bunda selesai mengakses SDB, ayah dan Bundapun meninggalkan bank jabar dan meninggalkan keamanan barang Ayah dan bunda di SDB BJB.

Jadi masih nyimpen barang berharga dibawah bantal?

About these ads

Entry filed under: Tak Berkategori. Tags: , , , .

Bunda, Nara ngak mau sekolah Sehat itu nikmat

10 Komentar Add your own

  • 1. Kojack  |  Juni 2, 2012 pukul 21:22

    ceritanya membantu sekali,
    saya jadi lebih mengerti tentang SDB

    Balas
    • 2. gyannara  |  Juni 4, 2012 pukul 11:27

      Dear Mas Kojack

      Terimakasih sudah singgah disini, senang rasanya tulisan yang saya posting bisa bermanfaat

      salam

      Ayah Nara

      Balas
  • 3. yuga  |  Agustus 29, 2012 pukul 11:53

    klo boleh tau bjb yg dmana ya? di sekitar jaksel ada ga ya? makasih infonya

    Balas
    • 4. gyannara  |  Agustus 29, 2012 pukul 14:19

      Dear Mas Yuga

      BJB Depok mas.

      Salam
      Ayah Nara

      Balas
  • 5. Brandal Lokajaya  |  November 10, 2012 pukul 15:23

    Udah baca ini? http://m.hukumonline.com/berita/baca/hol21118/ketika-isafe-deposit-boxi-tidak-aman-buat-nasabah

    Balas
    • 6. gyannara  |  November 27, 2012 pukul 13:45

      Dear Mas

      Thanks atas masukannya, saya juga baru tau nih.

      Salam
      Ayah Nara

      Balas
  • 7. ida vitria  |  Januari 21, 2013 pukul 16:17

    Klo bjb didaerah ciledug ada sdb nya ga?

    Balas
    • 8. gyannara  |  Januari 21, 2013 pukul 16:32

      Dear Mbak Ida

      Wah, saya kurang paham daerah sana mbak, mungkin ada teman lain yang bisa membantu

      Salam
      Ayah Nara

      Balas
  • 9. erna sapari  |  Mei 13, 2013 pukul 14:45

    Terima kasih infonya
    Sy jg mau menanyakan apakah semua bank utk SDB tdk terasuransi ?
    Mohon infonya.. Tks

    Balas
    • 10. gyannara  |  Mei 14, 2013 pukul 08:37

      Dear Mbak Erna

      Terimakasih sudah berkenan singgah disini. Untuk SDB Bank Jabar sepertinya tidak terasuransi, karena pihak Bank, tidak mengetahui isi SDB kita. syarat untuk asuransi, pihak Bank mesti tahu isi SDB kita dan menghitung biaya asuransi berdasarkan kisaran harga isi dari SDB kita.

      salam
      Ayah Nara

      Balas

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 474,861 hits

Kategori


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: