Partisi/pembatas antar ruang (proses pembangunan Rumah)

Oktober 8, 2010 at 08:32 8 komentar

Setelah pengerjaan plafon selesai, fokus finishing selanjutnya adalah pembuatan partisi. Partisi ini di buat agar penampakan dari ruang tamu tidak langsung menuju ke ruang keluarga dan ruang makan.

Pemilihan Bahan

Sekarang ini material pembatas tidak hanya menggunakan tembok batu bata yang di plester dan di aci, namun ada banyak pilihan, mulai dari yang mudah dipindah,  semi permanen, dan permanen. Namun karena alasan biaya dan kemudahan pembongkaran di masa yang akan datang akhirnya dipilih material partisi semi permanen.

Material semi permanen ada beberapa macam, bisa menggunakan triplek, papan, GRC board, kalsi board dan Gipsum. sedangkan untuk penopang dan tulangannya, bisa menggunakan besi, atau kayu.

Berhubung saat pembuatan plafon cukup puas menggunakan material GRC board, maka material ini dipilih kembali untuk pembuatan partisi. dipadu dengan dengan Balok Kayu dan Kayu Kaso sebagai penopang/tulangan, dimulailah proses pembelian material partisi antar ruang tamu dan ruang keluarga.

- Kaso 4X6, 6 batang: @25rb
– Galar 5X10, 6 batang : @50rb
– GRC board, 6 lembar : @44rb
– Paku, kompon, amplas, baut+fisher :50rb

Penentuan desain

Untuk desain, sebenarnya ada banyak contoh dari tabloid, ataupun majalah, namun karena waktu yang tidak terlalu banyak, penentuan design hanya didasarkan pada 3 contoh saja. yang penting partisi tidak hanya berupa penutup biasa namun harus ada sedikit aksen. Atas kesepakatan ayah dan bunda dipilihlah partisi dengan 5(lima) lobangan berbentuk segi empat di bagian paling pinggir.
Lobangan berbentuk segi empat ini nantinya bisa di manfaatkan untuk meletakkan foto atau hiasan.

Berikut foto progress partisi.

Setelah seluruh GRC board terpasang, agar sambungan antar GRC board dengan GRC board yang lain tidak terlihat dan sambungan partisi dengan plafon tidak terlalu kentara, maka digunakan semen GRC/kompon.  setelah proses kompon selesai, tahap selanjutnya adalah pengecatan partisi. berikut hasilnya.

End

About these ads

Entry filed under: My Lovely Home. Tags: , , .

Mencontoh kepada orang tak berilmu Dikampung kami mainan ini biasa disebut gambaran

8 Komentar Add your own

  • 1. heriwitono  |  Januari 1, 2012 pukul 17:53

    Terimakasih artikel pembangunan rumahnya sudah saya baca semua, sangat bermanfaat….

    Balas
    • 2. gyannara  |  Februari 1, 2012 pukul 11:56

      Dear Mas Heri

      Sama-sama mas, senang rasanya bisa berbagi informasi yang bermanfaat

      salam

      Ayah Nara

      Balas
  • 3. bagus  |  Oktober 12, 2012 pukul 17:07

    sangat bermanffat :)
    kalo buat bangunan persegi 4x4m kira2 butuh berapa biaya ya?

    Balas
    • 4. gyannara  |  Oktober 12, 2012 pukul 18:06

      Dear Mas Bagus

      Terimakasih atas commentnya, biayanya saya sudah lupa pak, nanti saya coba cari bon-bonnya, semoga masih ada.

      salam
      Ayah Nara

      Balas
  • 5. hadeeputra  |  November 21, 2012 pukul 13:03

    tirimakasih artikelnya, ada yang mau saya tanyakan :
    1. seberapa kuat partisi semi permanen dari grc menahan benturan yang terjadi misalnya ditabrak mainan mobil anak2 atau sepeda ?
    2. Apakah bahan partisi tersebut jika untuk membuat ruangan dapat kedap suara ?
    trimakasih mas…

    Balas
    • 6. gyannara  |  November 27, 2012 pukul 13:57

      Dear Mas Hadeeputra

      1. Kalau untuk kekuatan, selain dari bahannya, tergantung dari rangka yang menyangganya, kalau partisi menurut saya cukup kuat kalau cuma mobil2 and atau sepeda saja.
      2. Kalau kedap, sepertinya tidak terlalu kedap, sepertinya suara-suara masih bisa masuk. kebetulan partisi yang saya buat tidak full tertutup (setengahnya terbuka, jadi tidak paham kalau partisinya tertutup)

      Salam
      Ayah Nara

      Balas
  • 7. herlina  |  Mei 24, 2013 pukul 17:03

    assalam Ayah Nara :)
    sepertinya tadi saya sudah komen tapi kok ga ada ya ?
    kebetulan saya lagi nyari-nyari jg soal partisi yg bisa DIY karena dana mepet basement untuk keperluan renovasi hehe
    alhamdulillah di arahkan ke sini sm om gugle :D

    kira-kira untuk buat partisi spt itu ada tutorialnya ga mas bagus?
    pingin buat juga untuk di rumah.

    trus idem dengan pak hadee putra, untuk kekuatan nya gimana?
    dalam artian kuat ga buat gantung kaca dan pigora-pigora gitu ?

    truss instalasi ke atasnya (ke plafon) berarti harus bongkar plafon ya mas bagus?

    satu lagi GRCnya pake yg ketebalan brp ya itu?

    weleh banyak jg pertanyaan saya hehehe
    saya tunggu informasi dari Ayah Nara :)

    maturnuwun, salam buat bunda Nara :)
    jazakallahu khair

    Balas
    • 8. gyannara  |  Mei 24, 2013 pukul 23:23

      Dear Mbak Herlina

      Terimakasih sudah singgah kesini

      Tutorial, saya kurang tau mbak, mungkin ada
      – kekuatan cukup kuat, karena sehari-hari digunakan untuk meletakkan buku-buku tebal, dan terkadang saya buat sandaran
      – kalau pas ke plafonnya pas dibagian kayu penyangga/rangkanya, tidak perlu bongkar atas, tapi kalau tidak pas, mbak Herlina perlu buat penyangga/rangka khusus untuk mensupport partisi ini agar lebih kuat
      – untuk ketebalan saya pakai yang biasa buat plafon, yang biasa saja, yang penting rangkanya kuat

      salam
      Ayah Nara

      Balas

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 476,470 hits

Kategori


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: