Pemasangan Plafon (Proses Pembangunan rumah)

Agustus 15, 2010 at 08:38 27 komentar

15 Maret 2010

Setelah beberapa waktu pembangunan rumah Nara berhenti, minggu ini pembangunan di mulai kembali. Target pembangunan rumah kali ini adalah pemasangan plafon.

Desain

Hal yang pertama kali dilakukan sebelum pengerjaan plafon adalah menentukan desain yang akan diterapkan, Ayah dan Bunda sepakat bahwa plafon yang akan di terapkan tidak hanya datar, namun ada beberapa bagian yang plafonnya lebih kedalam. tingkat kedalaman plafon yang disepakati ada tiga tingkatan, tingkatan yang terdalam ada di ruang tamu, dan ruang keluarga, sedangkan tingkatan kedua ada di ruang makan, dan dapur, sedangkan tingkatan ketiga hanya untuk pembatas antar ruang keluarga dengan ruang tamu dan antara dapur dengan ruang makan.

Material

Setelah penentuan desain, tahap selanjutnya adalah penentuan material yang akan digunakan. untuk rangka plafon dipilih kayu kaso, dengan harga per batang berkisar 15 ribu-20 ribu rupiah. selain kayu kaso, ada juga balok kayu yang membantu menopang atap. Sedangkan material plafon menggunakan GRC board, dengan harga 44,500 rupiah perlembarnya.

Alasan pemilihan material GRC board ini adalah, karena material ini cukup tahan air. loh kok, emang ngak ada gentengnya ya, makanya milih yang tahan air? maksudnya, tahan tetesan air hujan seandainya ada yang bocor dan tidak meninggalkan bekas hitam. maklum di rumah Nara sebelumnya material plafon menggunakan papan gypsum, namun karena rumah terkena air bocoran. lama-kelamaan tempat tetesan itu berwarna hitam dan berkesan kotor, meskipun sudah di cat, namun tetap meninggalkan bekas hitam yang kotor. sebenarnya selain GRC ada material lain yang tahan air, namanya kalsiboard, namun karena material tersebut sulit didapat, maka dipilih GRCboard.

Selain material tersebut ada juga material-material pendukung, yaitu selotip GRC/kasa, dan kompon/semen GRC. Selotip dan semen ini digunakan untuk menutup sambungan antar GRC agar terlalu kelihatan. ini dia aplikasinya

Installasi listrik

Paralel dengan pengerjaan rangka plafon, mas Abu menyarankan agar Ayah dan Bunda menentukan letak lampu, saklar dan stop kontak. Hal ini untuk memudahkan installasi listriknya.

Berhubung Ayah dan Bunda akan memasang lampu yang menggunakan corong, jadi dalam satu ruangan akan diperlukan lebih dari satu lampu. Jadi cukup repot juga menentukan saklar mana untuk lampu mana.

List gypsum

Setelah semua plafon terpasang, agar tampilan plafon lebih manis, pada lekukan lekukan di pasang list gypsum. Untuk harga list gypsum bervariasi dari 6 rb – 15) rupiah, bergantung kepada ketebalan, motifnyapun bermacam-macam. Ada yg klasik dan ada yg minimalis.

Tips dari mas Abu sebelum membeli list gypsum, sebaiknya tidak membeli list gypsum yg sudah lama dibuat. Karena list gypsum yg sudah lama dibuat akan menyerap semen GRC dengan cepat sehingga list gypsum akan sulit untuk ditempel.

Cat Plafon

Untuk cat plafon dipilih metrolite warna putih sebagai penghias ruang dalam. Cat metrolite ini agak semu biru, sehingga membuat warna lebih cerah.

Dipadu dengan tembok yang sudah di cat, tampilan plafon menjadi lebih manis, berikut hasil akhir pengerjaan plafon di rumah Nara.

About these ads

Entry filed under: My Lovely Home. Tags: , , , .

Gimana sih cara transfer file via Bluetooth Blackberry Al-Qur’an for Blackberry

27 Komentar Add your own

  • 1. M4570KO  |  Juli 13, 2011 pukul 09:02

    wah terima kasih atas wacananya, saya jadi punya gambaran untuk rencana pasang plafon di rumah saya.

    Balas
    • 2. gyannara  |  Juli 13, 2011 pukul 15:17

      Sama-sama mas, semoga artikelnya bermanfaat

      Ayah Nara

      Balas
  • 3. ricky wijaya  |  November 23, 2011 pukul 14:19

    mau nanya neh jd total pembuatan pagar dan plafon rumah semua nya brp? supaya saya ada gambaran biaya?budget untuk rumah saya sendiri..terima kasih

    Balas
    • 4. gyannara  |  November 25, 2011 pukul 16:42

      Dear Mas Ricky

      waktu pembangunan pagar, dicombine dengan pemasangan keramik dapur dan keramik ruang samping, totally waktu itu habis 18.5jt, mungkin untuk pagar sekitar 10-11 jt (include pagar besi dan pemasangan batu alam) untuk service agak lama di pemasangan batu alam, karena saat membuat pagar sedang musim hujan. untuk plafon, mohon maaf data belanja saya hilang, jadi tidak tahu untuk pemasangan plafon habis berapa

      Semoga membantu.

      Balas
  • 5. dedi  |  Desember 20, 2011 pukul 11:24

    Thanks infonya. Tanya donk, berapa lama kerja plafon nya sampai cat akhir.

    thx

    Balas
    • 6. gyannara  |  Desember 20, 2011 pukul 11:53

      Dear Mas Dedy

      Terimakasih sudah main-main kesini, data belanja+jumlah hari pengerjaan plafon saya hilang mas, jadi tidak bisa kasih tau nih, nanti saya coba cari dulu ya.

      Ayah Nara

      Balas
  • 7. otak berita  |  November 3, 2012 pukul 17:08

    desain plafon dimana2 hanya gitu2 doank…. ane pengen desain yang terbaru… kalau ada tolong di share yang gan,,,,,,,,,,

    Balas
    • 8. gyannara  |  November 6, 2012 pukul 06:55

      Dear Mas Sandro

      Siap Gan

      salam
      Ayah Nara

      Balas
  • 9. jokosantoso  |  Maret 1, 2013 pukul 10:46

    Sangat menarik sekali artikelnya ayah bunda nara nich…
    sebagai bahan referensi plafond dan dinding partisi…

    Balas
    • 10. gyannara  |  Maret 6, 2013 pukul 10:13

      Dear Mas Joko

      terimakasih sudah mampir kesini.

      salam
      Ayah Nara

      Balas
  • 11. adi  |  Juni 17, 2013 pukul 11:25

    pak minta tolong,kalau saya mau bikin plafon ukuran 15.6×6 meter kebutuhan kayu usuk 4x6nya brapa ya?makasih sebelumnya

    Balas
    • 12. gyannara  |  Juni 17, 2013 pukul 12:37

      Dear Mas Adi

      Waduh, mohon maaf mas, saya kurang paham hitungannya.

      salam
      Ayah Nara

      Balas
  • 13. bachtiar  |  Juni 29, 2013 pukul 20:18

    bos, blog nya keren euy..
    jadi pengen liat rumahnya. eh nal gw ada rencana bangun rumah kalo boleh minta japri denahnya doong…

    btw, apa kabar?

    tiar

    Balas
    • 14. gyannara  |  Juli 5, 2013 pukul 13:05

      Om Bahtiar

      Alhamdulillah baik, gimana kabarnya bos? denah ane japri ke e-mail ya.

      salam

      Ayah NAra

      Balas
  • 15. holly  |  Juli 8, 2013 pukul 10:58

    Wah..bagus sekali artikel-nya. Btw, pakai tukang bangunan-nya dari mana Mas? Mungkin kami bisa di share? Kami kesulitan mencari tukang yg berkualitas. Salam

    Balas
    • 16. gyannara  |  Juli 11, 2013 pukul 13:14

      Dear Mas Holly

      Terimakasih sudah singgah disini, Tukangnya masih keluarga mas, tapi occupy terus, saya aja mau renov, menunggu giliran.

      Salam
      Ayah Nara

      Balas
  • 17. Ruslan  |  September 26, 2013 pukul 23:47

    mau nanya mas
    untuk menutup sambungan2 antara pelafon pake apa ya ??
    saya pke semen putih ko tetep kelihatan sambunganny.
    terima kasih mas

    Balas
    • 18. gyannara  |  September 27, 2013 pukul 13:17

      Dear Mas Ruslan

      kalau untuk GRC, seingat saya ada selotip GRC/kasa, dan kompon/semen GRC, dua komponen ini yang digunakan untuk menutup sambungan antar plafon. materal ini tersedia di mitra10 atau depo Bangunan

      Semoga membantu
      Salam
      Ayah Nara & Ran

      Balas
  • 19. Ruslan  |  September 27, 2013 pukul 14:29

    yg pertama hrs di lakuin apa dulu ya?
    apakah memasang selotip grc kemudian baru di timpah memakai semen grc..
    benarkah begitu mas?
    kalau salah tolong di jelaskan ya :)

    Balas
    • 20. gyannara  |  September 27, 2013 pukul 14:34

      Dear Mas Ruslan

      Mohon maaf, untuk detail caranya saya kurang paham, karena waktu pemasangan plafon, saya tidak melihatnya.

      Salam
      Ayah Nara & Ran

      Balas
  • 21. Ruslan  |  September 27, 2013 pukul 14:38

    oh gitu ya mas
    terima kasih ya sudah memberi pencerahan tentang pemasangan plafon ..

    Balas
  • 22. Bagiati  |  November 3, 2013 pukul 19:03

    Harga lampu corongnya sktr berapa ya gan. buat referensi pembelian.trmksh

    Balas
    • 23. gyannara  |  November 6, 2013 pukul 09:33

      Dear Mas/Mbak Bagiati

      waktu saya membuat flavon harganya sekitar 20 rb an, tapi yang bukan “bermerk”, kalo yang “bermerk” macam panasonic atau philips, harganya lebih mahal. mungkin bisa di cek di Mitra 10 gan, kalau ane belinya di toko listrik dekat rumah.

      salam
      Ayah Nara & Ran

      Balas
  • 24. Sayid Aksa  |  Februari 9, 2014 pukul 10:54

    Pak, klo memang kerjaannya bagus & memuaskan, apa boleh minta no telp tukang plafon grc bapak?

    Trims sebelumnya

    Balas
    • 25. gyannara  |  Februari 10, 2014 pukul 10:56

      Dear Mas Sayid

      saya pribadi puas, namun yang mengerjakan plafon rumah sibuk, saya saja sudah request untuk mengerjakan perbaikan rumah dari tahun lalu belum availabe, berikut nomornya 081383807331.

      Salam
      Ayah NAra & Ran

      Balas
  • 26. Erlyn  |  Maret 4, 2014 pukul 23:49

    Salam kenal mas, bila berkenan bolehkah sy minta no telp tukang bangunannya? Terima kasih sebelumnya

    Balas
    • 27. gyannara  |  April 5, 2014 pukul 23:33

      Dear Mbak Erlyn

      Mohon maaf baru sempat merespons, tukang bangunan yang mengerjakan rumah saya sebelumnya, sekarang sudah beralih profesi, per minggu lalu saya dapat informasi, sekarang beliau sudah tidak mengerjakan pembangunan rumah atau renovasi rumah.

      Salam
      Ayah Nara

      Balas

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 474,838 hits

Kategori


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: